Nikmatnya Memek Basah Mamam Tiri

71 views

Sejak kedua orang tuaku bercerai dan aku tinggal dengan papaku sedangkan kakak perempuanku tinggal dengan mama. Kini mereka hidup di luar kota karena itu kami jarang sekali bertemu, sebagai anak cowok yang masih duduk di bangku SMA. Akupun lebih sering gaul dengan teman-temanku tidak jarang aku tidak pulang ke rumah paling menginap di rumah teman.

Bisa di bilang aku menjadi broken home apalagi papa memang tidak lagi memperhatikanku, dan sebagai anak gaul akupun tidak jarang melakukan hubungan intim dengan banyak cewek layaknya dalam adegan cerita sex. Sudah banyak cewek yang aku ajak begituan, dan hal ini memang sudah terbiasa kami lakukan karena bukan hanya aku saja teman-temanku yang lain juga begitu.

Cerita dewasa seperti halnya cerita sex sudah menjadi suguhan setiap hari, di tambah aku mendengar papa akan menikah lagi, setelah beberapa kali dia menghubungiku akhirnya aku pulang dan di rumah aku sudah melihat wanita yang lebih pantas menjadi kakakku “Kenalkan ini mama baru kamu Bagas.. panggil dia mama Maya..” Aku tersenyum setelah melihatnya tersenyum padaku.

Nikmatnya Memek Basah Mamam Tiri

Karena permintaan papa akupun jarang menginap di rumah temen lagi, dan lebih memilih tinggal di rumah. Namun tidak jarang aku mengajak teman-temanku untuk ngumpul bareng di rumahku “Bagas.. mama baru kamu seksi banget.. kenalin dong..” Kata Dika salah satu temanku “Wajahnya juga masih muda..gua mau jadi gigolonya..” Timpal Andri sambil tertawa.

Kamipun bercanda dan mama baruku menjadi topik yang hangat bagi mereka. Kalau di lihat tante Maya memang masih terlihat begitu muda malah aku pikir dia masih seumuran denganku jika tanpa memakai make up, dan terlihat lebih dewasa dengan memakai make up. Dan aku tahu mungkin dia ingin terlihat lebih dewasa karena berdampingan dengan seorang pria dewasa seperti papaku.

Namun meskipun dia terlihat masih muda tapi tante Maya tidak seperti mama tiri yang sering aku dengar. Dia begitu baik padaku malah dia begitu perhatian padaku melebihi mamaku sendiri, hingga akhirnya aku menjadi dekat dengannya dan tidak jarang juga aku menemaninya ketika dia belanja “Bagas kamu pilih mau beli apa…” Katanya dengan lembut padaku.

Sewaktu membayar di kasir aku terkejut dengan perkataan kasir di supermarket itu ” Kalian pasangan serasi..” Dan saat itu juga aku melihat raut muka tante Maya begitu tersipu malu, di dalam mobil aku menggodanya “Apa bener kita seperti pasangan ya tan..” Dia langsung menjawab “Dia cuma bercanda aja Bagas…” Tapi aku tahu tante Maya tersipu waktu itu.

Sampai di rumah kami kembali dengan kegiatan kami sendiri, tante Maya ke dapur sedangkan aku masuk ke dalam kamar. Dan seperti biasa membuka situs cerita dewasa dan akupun membacanya hingga aku merasakan kontolku menegang ikut terangsang dengan cerita yang baru saja aku baca. Dan saat itu juga aku begitu ingin melakukan adegan seperti dalam cerita sex itu.

Tiba-tiba pintu kamar terbuka “Ini Tante bawakan makanan ringan buat kamu..” Tante Maya nyelonong masuk, saat dia melihat tangaku sedang main di dalam celanaku. Tante tersipu dia meliriknya karena kontolku juga begitu membesar, saat mata kami beradu dengan perlahan tante Maya mendekat dan akupun tidak membuang kesempatan ini untuk langsung meraih tubuhnya.

Lalu aku kulum bibirnya sambil terus mendekap tubuhnya “Ooouuuggggggghhhh… ooouugggghhh.. Baaagaaaasss…. aaaaggggghhh….. aaaagggghhhh…” DEsah tante Maya begitu aku raba teteknya yang begitu sintal dan montok, dapat aku nikmati juga aroma tubuhnya begitu wangi sekali. Sambil terus meraba dan menciumnya akupun sambil melepas pakaiannya.

Hingga diapun telanjang tanpa memakai pakaian sehelaipun “Tante.. tidaak maraah kalau Bagas lakukan ini..” Kataku pura-pura meminta persetujuannnya, padahal aku tahu dia sudah sange oleh kenakalan tanganku “Heeeeegggghh.. ayooo.. Bagaaas.. lakukaaan… aaaggggggghhh…. aaaaaggggghh…” Katanya sambil memejamkan mata dan menarik tubuhku untuk lebih erat lagi dia dekap.

Akuun segera menancapkan kontolku kedalam kemaluannya apalagi hal ini bukan pertama kalinya. Aku melakukan adegan seperti dalam cerita sex, begitu kontolku masuk akupun menggerakan tubuhku perlahan pada awalanya “OOouuugggggghhhh… ooouuuggggghhh… ooouuuggggghh… teruuuuus… sayaaaang….. aaaaaagggggghhh… aaaagggghhh… aaaaaaggggghhhh…”.

Kini bukan lagi tante Maya yang mendesah tapi aku juga sama, menikmati adegan cerita dewasa ini dengan cara bergerak dan terus bergerak di atas tubuh tante Maya “OOoouuuuuggggghhhhh….. aaaaggggghhhh…. aaaggggggghhh…. aaaaaaaggggghhhh… aaaaagggghhh… aaaaagggghhh…” Semakin lama aku semakin cepat bergerak dan tante Maya ikutan bergoyang di bawah tubuhku.

Hingga akhirnya kami merasakan getaran hebat secara bersamaan “Aaaaagggghh… Baaaagaaas… taaante… aaagggggghhh… aaaaggggghh… aaaggghh..” Desah tante Maya panjang. dan akupun tidak ketinggalan mengerang dengan kerasnya “OOouuuugggghh… taaantee… aaaggggghh… aaaaaggghhh….. aaaagggghhh… aaaggggghhh… aaaggghhh…” Muncrat sperma kentalku dalam kemaluannya.

Nikmat sekali aku rasakan kemaluan tante Maya, beda dengan gadis-gadis yang selama ini main adegan cerita dewasa juga denganku. Tubuhku terkulai di atas tubuhnya dan dengan lembut dia membelai tubuhku “Terima kasih sayang…” Katanya penuh kelembutan berbisik di telingaku, akupun menatap wajahnya lalu aku kembali melumat bibirnya seakan tidak mau melepas dekapan tante Maya.

(Visited 860 times, 1 visits today)

Comments

Comments are closed.